Arsip untuk September, 2008

10 Tips Sukses : Meraih Ibadah Ramadhan

September 12, 2008

1. Luruskan niat

2. Buatlah program harian spesial Ramadhan

3. Jadikan sebagai Ramadhan terakhir

4. Bekali diri dengan ilmu

5. Mujahadah dengan memperbanyak ubadah sunnah

6. Perbanyak sedekah

7. Berlomba dalam kebaikan

8. Bergaul dengan Sholihin

9. Mengendalikan mata, lisan dan telinga

10. Lakukan Musahabah Harian

Hikmah Puasa Ramadhan

September 12, 2008

1. Mensyukuri nikmat Allah dengan menjalankan perintah-Nya

2. Menjaga kesehatan

3. Menumbuhkan sifat sabar, sebab orang berpuasa dididik menahan haus dan lapar serta menahan hawa nafsunya

4. Agar merasakan penderitaan fakir miskin yang senantiasa hidup kekurangan.

Peristiwa Penting Di Bulan Ramadhan

September 12, 2008

1. Qur’an diturunkan dari Lauh Mahfudz ke Baitul Izzah di langit dunia secara jumlatan wahidah pada malam lailatul qodar

2. Fathu makkah (terbukanya kota Makkah)

3. Ghozwah Badar (Perang Badar Kubra)

4. Lailatul qodar (Malam kemuliaan)

5. Gema sholat Tarawih dan tadarus Al qur’an, kegiatan ibadah dan sosial lainnya

6. Kemenangan tentara Islam melawan pasukan Mongol Tar Tar dalam pertempuran Ain Jalut

7. Kemenangan pasukan Islam melawan pasukan salib

Yang Disunahkan Sewaktu Berpuasa

September 12, 2008

1. Segera berbuka jika waktu tiba. Sabda Rosulullah : “manusia senatiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa”. (HR Bukhari Muslim)

2. Mengawali berbuka puasa dengan korma atau sesuatu yang manis atau air putih. Dari Anas ra : “Nabi saw berbuka dengan ruthab (kurma tua) sebelum sholat, kalau tidak ada dengan kurma, kalau tidak ada, beliau minum beberapa teguk”. (HR Tirmidzi)

3. Berdoa sebelum berbuka puasa. Dari Ibnu Umar, Rosulullah saw apabila berbuka puasa beliau berdoa : “Yaa Allah, karena engkau saya berpuasa, dan dengan rizqi pemberian engkau saya berbuka, dan dahaga telah hilang, dan urat-urat telah minum, dan mudah-mudahan ganjarannya ditetapkan “. (HR Bukhari Muslim)

4. Makan sahur, setelah tengah malam. Sabda rosulullah : “Makan sahurlah kamu, sesungguhnya makan sahur itu berkat (menguatkan badan untuk menahan lapar karena puasa) (HR Bukhari Muslim)

5. Mengakhirkan sahur sampai beberapa menit menjelang imsak. Sabda Rosulullah : “Umatku senantiasa dalam kebajikan, selama mereka mengakhirkan makan sahur dan menyegerakan berbuka”. (HR Ahmad)

6. Memberi makanan berbuka kepada orang yang berpuasa. “Barang siapa memberi makanan untuk berbuka bagi orang berpuasa, maka ia akan mendapat ganjaran sebanyak ganjaran orang yang puasa itu, tidak dikurangi sediktpun”. (HR Tirmidzi)

7. Memperbanyak sedekah pada bulan ramadhan. “Ditanyakan orang kepada Rosulullah saw : Apakah sedakah yang lebih baik ? Rosulullah saw menjawab : sedekah yang paling baik adalah sedekah pada bulan ramadhan”.

8. Menambah waktu untuk beribadah serta membaca dan mempelajari Al Qur’an. Dari A’isyah ra : “Telah menjadi kebiasaan Rosulullah saw apabila bulan Ramadhan tiba, beliau melipat alas tidur (mengurangi tidur)-nya dan mengetatkan sarungnya (bersungguh-sungguh dalam beribadah) serta mengajak keluarganya berbuat seperti itu “. (HR Bukhari Muslim)

Yang Menghilangkan Pahala Puasa

September 12, 2008

1. Memandang segala sesuatu yang dapat menggugah nafsu syahwat

2. Mengucapkan kata-kata yang sia-sia atau tercela

3. Mendengarkan segala sesuatu yang dibenci agama

4. Melakukan perbuatan tercela, seperti pergi ke tempat maksiat atau perbuatan haram seperti berjudi dan minum-minuman keras (yang memabukkan)

Yang Membatalkan Puasa

September 12, 2008

1. Sengaja makan atau minum di siang hari. sangsinya tidak dapat diganti

2.  Sengaja melakukan hubungan suami istri di siang hari. sangsinya wajib membayar kaffarat sebagai berikut :

· Memerdekakan seorang budak

· Jika tidak mampu wajib berpuasa 2 bulan berturut-turut

· Jika tidak mampu wajib mengganti pada bulan yang lain

3. Sengaja muntah. Wajib mengganti pada bulan yang lain

4.  Keluar darah haid atau nifas (darah akibat melahirkan) wajib mengganti puasanya di hari yang lain

5.  Kehilangan akal (gila)

Yang Wajib Menjalankan Puasa

September 12, 2008

1. Seorang muslim

2. Dewasa (tamyis)

3. Berakal

4. Orang yang kuat berpuasa.

Bagi yang tidak kuat melaksanakan, boleh meninggalkan puasa dengan beberapa ketentuan yang telah ditetapkan :

• Orang yang sudah tua, tidak wajib berpuasa, Cukup membayar fidyah yaitu bersedekah memberi makan orang miskin ¾ liter beras per hari.

• Orang yang sakit atau berpergian (musafir), boleh tidak berpuasa, namun diharuskan menganti puasanya pada hari lain.

• Wanita yang hamil atau menyusui, juga boleh tidak berpuasa. Namun wajib mengganti puasanya di hari lain.

Keistimewaan Ramadhan

September 12, 2008

v Kedudukan istimewa di sisi Allah bagi orang yang melakukannya.

v Selama bulan Ramadhan pintu-pintu sorga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup.

v Terdapat malam “Lailatul qodar” di dalamnya, malam yang lebih baik dari seribu bulan.

v Pahala di bulan ini berlipat ganda, dan rizqi orang beriman akan dilipatgandakan.

v Meringankan beban orang lain di bulan ini termasuk pembebasan diri dari api neraka

RISALAH PUASA MUQODIMAH :KHUTBAH ROSUL MUHAMMAD MENJELANG PUASA

September 12, 2008

MUQODIMAH

KHUTBAH ROSUL MUHAMMAD MENJELANG PUASA

Untuk memotivasi kita agar lebih giat mengisi hari-hari Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat, sengaja kami nukilkan khutbah Rosulullah sehari menjelang Ramadhan, empat belas abad yang lampau. Isi lengkapnya sebagai berikut :

Wahai segala manusia !

Kalian telah dinaungi oleh bulan mulia yang penuh berkah. Dalam bulan ini terdapat satu malam yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan. Allah mewajibkan puasa pada bulan itu, dan beribadah pada malam harinya dijadikan-Nya sebagai amalan tathowwu’ (yang disukai Allah). Barang siapa yang mendekatkan diri kepada Allah pada bulan itu dengan melakukan kebajikan, niscaya dinilai sebagai seseorang yang telah menunaikan kewajiban (fardhu) pada bulan-bulan yang lain.

Barang siapa yang menunaikan suatu fardhu pada bulan Ramadhan itu, niscaya di catat sebagai seorang yang telah menunaikan tujuh puluh buah fardhu pada bulan-bulan lainnya.

Bulan Ramadhan adalah bulan kesabaran. Balasan (pahala) dari sikap sabar adalah sorga. Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan pertolongan. Pada bulan Ramadhan ini ditambahkan rizqi bagi orang-orang yang beriman.

Barang siapa yang memberikan makanan (berbuka) kepada orang yang berpuasa, maka perbuatan itu merupakan penghapus dosa-dosanya dan memerdekakan dirinya dari api neraka. Pahala yang diperolehnya sama dengan pahala orang yang berpuasa itu sendiri, tidak dikurangi sedikitpun juga.

Para sahabat bertanya : Ya Rosulullah ! Bukankah tidak semua diantara kita mampu memberi makan kepada orang-orang yang berpuasa ? Rosulullah pun menjawab : Allah memberikan pahala terhadap orang yang berpuasa walaupun pemberian itu hanya sebiji kurma, segelas air putih, atau seteguk susu.

Bulan Ramadhan, permulaannya merupakan rahmat, pertengahannya merupakan ampunan (maghfiroh), dan ujungnya adalah kebebasan dari api neraka. Barang siapa yang meringankan budaknya di bulan ramadhan, Allah akan mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari api neraka.

Oleh karena itu, dalam bulan Ramadhan perbanyaklah melakukan empat perkara, dua perkara untuk mendapatkan keridhoan Tuhanmu, dan dua perkara lagi merupakan sesuatu yang sangat engaku butuhkan.

Adapun dua perkara untuk menggapai ridho allah itu ialah dengan mengucapkan kalimat syahadat, La illaha Illallah (tidak ada tuhan selain Allah) dan memohonkan ampun kepada-Nya (istighfar). Sedangkan dua perkara lainnya yang sangat kamu butuhkan adalah memohon untuk dimasukkan kedalam sorga dan memohon perlindungan dari neraka. Barang siapa yang memberi minum kepada orang yang berpuasa maka Allah akan memberi minum kepadanya dari sumber air kepunyaan-Nya, sehingga ia tidak akan merasa haus lagi sesudah itu sampai ia masuk ke dalam sorga. Wallahu a’lam.